Skip to content

Sekilas tentang Hari Valentine

February 14, 2008

Hari Valentine (Valentine’s day) atau di negara kita lebih sering disebut sebagai Hari Kasih Sayang merupakan sebuah perayaan yang universal. Meskipun tidak semua negara di dunia merayakannya pada tanggal 14 Februari, dan tidak semua menyebutnya sebagai Hari Valentine. Misalnya di Mesir jatuh pada tanggal 4 November dan diperingati sebagai Egyptian Love Day, atau di Brazil diperingati pada tanggal 12 Juni dengan nama Dia dos Namorados, atau yang diartikan sebagai Hari Kekasih.

Perayaan di tanggal 14 Februari itu dan penamaannya sebagai Hari Valentine sendiri memang cukup kontroversial. Pertama tanggal 14 Februari berdekatan dengan Lupercalia, yang merupakan ritual penyembahan berhala setiap tanggal 15 Februari di Roma, untuk memperoleh kesuburan tanah. Penamaan Valentine pun terkait erat dengan nama Santo Valentine, yang sampai saat ini pun masih diperdebatkan apakah ia Valentine dari Terni atau Valentine dari Roma, ataukah keduanya merupakan orang yang sama.

Santo Valentine itu sendiri dikisahkan dihukum mati pada tanggal 14 Februari karena tidak mematuhi Claudius II, penguasa Romawi saat itu. Penyebab hukumannya juga masih diperdebatkan sampai saat ini. Ada yang menuliskan bahwa ia dihukum karena tidak mau menyembah berhala seperti yang diperintahkan Claudius II, dan bahkan malah berusaha untuk membaptis penguasa itu. Ada pula yang mengatakan bahwa ia memimpin ibadah pemberkatan nikah bagi mereka yang mau menikah sembunyi-sembunyi. Saat itu perkawinan memang dilarang karena menurut Claudius II, laki-laki yang harus menjadi tentaranya akan jauh lebih baik kinerjanya bila berstatus lajang dibanding menikah.Di samping perbedaan versi itu, ada satu kisah yang sama, yang dikaitkan dengan peringatan hari Valentine mula-mula. Dikisahkan dalam penjara sebelum dihukum mati, St. Valentine memulihkan penglihatan anak perempuan sipir penjara yang tuna netra. Sebelum dieksekusi, Valentine menuliskan surat kepada anak itu dengan kata penutupnya adalah, "Dari Valentine-mu (From Your Valentine).Yang pasti perayaan Hari Valentine tidak dikaitkan dengan unsur cinta sampai beratus tahun kemudian, tepatnya tahun 1382, seorang penyair dari Inggris, Geoffrey Chaucer, membuat puisi yang menyatakan bahwa pada Hari Valentine (14 Februari), adalah musim kawin burung-burung, yaitu burung-burung memilih pasangannya. Sejak saat itulah, Valentine diidentikkan sebagai hari perayaan cinta. Sejak itupula rumor hubungan Valentine dengan putri sipir penjara itu sebagai hubungan kekasih, beredar. Tentu saja banyak yang menyangkal rumor ini.

Sampai hari ini, kita kadang masih memperdebatkan apakah hari Valentine hanya untuk dirayakan dengan pasangan, atau maknanya dapat diperluas untuk teman, sahabat, anak, orangtua, dan saudara. Silakan saja menginterpretasikan sendiri makna hari Valentine ini. Yang lebih penting adalah mengembalikan maknanya seperti kasih Santo Valentine kepada gadis tuna netra, yang membuatnya terus memohon kepada Tuhan untuk menyembuhkan gadis itu. Kasihnya adalah kasih yang membangkitkan mujizat, kasih yang menyembuhkan, karena kasihnya adalah kasih yang memberi.

Happy Valentine's Day.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: