Skip to content

Jilbab, Simbol Kompleks dari Banyak Makna

January 12, 2008

Beberapa waktu lalu, penggunaan jilbab sempat menjadi isu hangat yang diperbincangkan kelompok feminis Islam. Fatima Mernissi adalah salah satu feminis Islam yang bersuara keras tentang masalah jilbab ini. Menurutnya jilbab justru merupakan simbol kemenangan kaum munafik. Dengan menyerukan agar perempuan berjilbab supaya tidak diganggu para jahiliah justru tidak menyelesaikan persoalan yang sebenarnya ada pada diri laki-laki jahiliah tersebut. Mernissi mengataan bahwa jilbab justru memperkenalkan kembali gagasan bahwa jalanan itu dikuasai oleh kaum jahiliah yang tidak dapat mengontrol hasrat seksual. Ia bahkan dengan tegas menyatakan jilbab merupakan kegagalan visi egalitarianisme Nabi (Mernissi, 187).

Mernissi memang dengan tegas menolak jilbab. Ia bahkan mengatakan perempuan Muslim telah diubah sedemikian rupa menjadi ciptaan yang submisif dan marginal dengan mengubur diri mereka dalam jilbab. Bahkan Mernissi menyebut perempuan berjilbab adalah perempuan yang termutilasi. Berikut ini adalah kutipan langsung dari pernyataan Mernissi dalam bukunya The Veil and  the Male Elite :“ How did the tradition succeed in transforming the Muslim women into that submissive, marginal creature who buries herself and goes out into the world timidly and huddled in her veils? Why does the Muslim man need such a mutilated companion?”

Namun demikian, saya tidak sependapat dengan Mernissi. Menurut saya, jilbab merupakan lambang pembebasan bagi perempuan, baik ketika perempuan memilih untuk mengenakan atau melepaskan jilbab. Dengan berjilbab, maka laki-laki tidak akan menilai perempuan dari fisiknya saja, melainkan lebih kepada inner beauty, yaitu karakter, kepribadian, dan ketakwaan. Hal-hal ini tentunya membebaskan perempuan dari masalah kebertubuhan. Perempuan tidak perlu memikirkan bahwa dirinya dinilai dari kebertubuhannya. Jilbab merupakan simbol revolusi, kebanggaan kultural dan nasional, dan kebebasan Aljazair dari penjajahan Barat. Demikian pula di Iran ketika Reza Shah Palevi melarang jilbab dengan alasan modernisasi, justru perempuan melakukan pemberontakan dengan beramai-ramai mengenakan jilbab. Sementara itu di Afganistan para perempuan malah melakukan pelepasan jilbab sebagai simbol anti-Taliban. Pelepasan jilbab juga pernah dilakukan oleh Tia Subiakto dan Trie Utami setelah bercerai, sebagai lambang pembebasan mereka dari suami (mantan).

Selain itu jilbab juga bermakna spiritualitas, lebih jauh lagi adalah hubungan seseorang dengan Tuhannya. Misalkan Inneke Koesherawati, mantan bintang film panas, yang mengenakan jilbab dan memaknainya dengan sangat dalam sebagai wujud pemulihan hubungannya dengan Tuhan.

Jadi jilbab bukanlah suatu simbol pengekangan perempuan sebagaimana yang selama ini dikritik oleh masyarakat Barat. Namun jilbab pun dapat menjadi lambang penindasan perempuan ketika perempuan dipaksa untuk mengenakannya, misalkan sebagai wujud kepatuhan atau bakti terhadap suami, atau sebagaimana diharuskan dalam berbagai Perda syariah yang mulai diberlakukan di negara kita. Dengan perkataan lain, jilbab dapat menjadi opresif jika pemakaiannya dipaksakan.

Saya menyukai pernyataan El Guindi (273) ini : “Jilbab merupakan sebuah simbol kompleks dari banyak makna. Emansipasi dapat diekspresikan dengan mengenakan jilbab atau melepaskannya. Emansipasi dapat menjadi sekuler atau religius. Emansipasi dapat merepresentasikan tradisi atau resistensi.”        

One Comment leave one →
  1. January 31, 2008 8:40 am

    hai ester, aku suka tulisan kamu yg ini. tapi aku bisa memahami orang yang melepas jilbab karena pasti mereka juga punya banyak pertimbangan. kadang jeleknya di indonesia itu ya kalau orang pakai jilbab, lepas jilbab, masih diomongin yang nggak2.

    btw, aku suka tampilan baru blognya, lebih ringkas😉. bonne chance!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: