Soneta XVII

“Di sini, di mana aku dan kau tiada,

Begitu erat, hingga tanganmu di atas dadaku adalah tanganku.

Begitu erat, hingga ketika kau tertidur,

Kelopak matakulah yang tertutup”.

Kalau ada yg bilang laki-laki itu gak romantis, cobalah tengok bait puisi di atas. Bait di atas adalah penggalan puisi Soneta XVII dari Pablo Neruda, yang punya nama asli Ricardo Eliecer Neftalí Reyes Basoalto. Tentunya Pablo itu laki-laki lho.

Puitis banget puisinya, menggambarkan kesatuan hati dengan orang yang dicintai, sampai hilang batas ke-aku-an seseorang.

Advertisements

One thought on “Soneta XVII

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s