A Feminist Psychologist’s Blog

April 9, 2008

Perempuan Jawa, Konco Wingking atau Sigaraning Nyawa?

Filed under: Les Pensées au Féminisme — by esterlianawati @ 6:04 am

Masyarakat Indonesia dikenal dengan sistemnya yang patriarkis meskipun sebenarnya terdapat variasi corak patriarki antar budaya. Salah satu masyarakat yang dikenal dengan kebudayaannya yang patriarkis adalah Jawa. Menurut Indrawati (2002), masyarakat Jawa merupakan masyarakat yang memiliki pembatasan-pembatasan tertentu dalam relasi gender yang memperlihatkan kedudukan dan peran laki-laki yang lebih dominan dibanding perempuan. Hal ini didukung oleh Handayani dan Novianto (2004) yang menyatakan bahwa dalam budaya Jawa yang cenderung paternalistik, laki-laki memiliki kedudukan yang istimewa.

Indrawati menambahkan bahwa perempuan Jawa diharapkan dapat menjadi seorang pribadi yang selalu tunduk dan patuh pada kekuasaan laki-laki, yang pada masa dulu terlihat dalam sistem kekuasaan kerajaan Jawa (keraton). Hal ini senada dengan pendapat Widyastuti (2005) yang mengutip Kusujiarti, perempuan Jawa lebih banyak menjadi sasaran ideologi gender yang hegemonik yang menimbulkan subordinasi terhadap perempuan.

Istilah wanita itu sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti wani ditata (berani ditata). Pengertian ini telah mencirikan adanya tuntutan kepasifan pada perempuan Jawa. Selain itu istilah putra mahkota (bukan putri mahkota), kawin paksa, dan babakan pingitan yang diberlakukan kepada perempuan yang akan menikah, ditangkap Widyastuti (2005) sebagai persoalan gender yang dihadapi perempuan Jawa.

(more…)

La Saison des Pluies

Filed under: Les Poésies — by esterlianawati @ 5:46 am

Tuanku Lelaki Enam Puluh
Enggan kau sebut siapa dirimu
Sibuk kau tanya tentang diriku
Tak kau jawab keraguanku
Kau alihkan semua itu
Dengan getir senyum terkulum

Hidupmu seperti Tao
Dalam mobil berserak uang
Kadang seperti Judge Bao
Adili penguasa negeri
Bobrok moral tak bernurani
Dalam getir senyum dikulum

(more…)

If I Had My Child to Raise All Over Again

Filed under: La Vie Quotidienne — by esterlianawati @ 5:33 am

This is Diane Looman’s poem. Check this out before raising our children.

Hopefully we’ll never regret our parenting style later. ;)

If I had my child to raise all over again
I’d finger paint more, and point the finger less
I’d do less correcting, and more connecting
I’d take my eyes off my watch, and watch with my eyes
I would care to know less, and know to care more
I’d take more hikes and fly more kites
I’d stop playing serious, and seriously play
I would run through more fields, and gaze at more stars
I’d do more hugging, and less tugging
I would be firm less often, and affirm much more
I’d build self-esteem first, and the house later
I’d teach less about the love of power,
and more about the power of love.

Powered by WordPress.com