Prasasti

July 13, 2009

Di antara berjuta malaikat

Dengan sayap-sayap terkepak

Dalam keabadian cerita ribuan jiwa

Mereka yang terbaring dalam gelap makam

Kisah yang belum usai

Ambisi setengah tercapai

Dendam yang mereka punya

Derita yang pernah menyapa

Bahagia yang hinggap sementara

Dalam cinta yang tak sampai

Gairah tak henti menyala

 

Read the rest of this entry »


Jangan Pernah Berhenti Berharap

June 6, 2009

Pernahkah Anda berpikir bagaimana jika tiba-tiba Anda didiagnosis terkena penyakit berbahaya? Jantung, kanker, stroke, atau HIV/AIDS, misalnya? Atau Anda mengalami kecelakaan yang mengakibatkan rusak atau bahkan hilangnya anggota tubuh Anda? Atau bagaimana jika usia Anda diperkirakan tinggal dalam hitungan bulan atau tahun? Apa yang akan Anda lakukan? Atau jika Anda sudah atau sedang mengalaminya, bagaimana Anda menyikapinya?

Pertanyaan itu muncul di benak saya saat pertama kali memberikan penguatan psikologis kepada para pasien di sebuah klinik stroke. Jujur saja, awalnya saya tidak tahu penguatan seperti apa yang hendak saya berikan. Saya membayangkan perasaan mereka yang semula sehat walafiat. Sebagian bahkan sedang mencapai puncak tertinggi dari karir mereka. Dan kini, pada waktu yang tidak mereka duga sebelumnya, mereka tidak dapat menggerakkan anggota tubuh mereka. Malah sebagian di antara mereka tidak dapat lagi mengucapkan satu patah kata pun. Muncullah pertanyaan kedua dalam benak saya, penghiburan apakah yang dapat saya berikan untuk orang-orang ini jika saya sendiri tidak tahu apa yang akan saya lakukan jika mengalami seperti yang mereka alami? Namun akhirnya, dari merekalah saya menemukan jawaban dari kedua pertanyaan saya.

Read the rest of this entry »


Hingga Kau Terpejam di Bahuku

May 30, 2009

Berbincang denganmu

Kala fajar menjelma

Kala langit bermandi cahaya

Kala jingga merona indah

Hingga malam tiba

 

Read the rest of this entry »


Compassion

May 30, 2009

Tulisan ini adalah resensi buku berjudul Compassion: Conceptualization, Research, and Use in Psychotherapy.

Buku ini merupakan kumpulan tulisan dengan editornya adalah Paul Gilbert.

 

Belas kasih (compassion) merupakan variabel yang hampir terlupakan dalam kajian psikologi.[1] Hal ini disebabkan compassion lebih identik dengan nilai-nilai masyarakat Timur, sementara psikologi didominasi oleh pemikiran Barat. Untuk itulah Paul Gilbert, mengajak rekan-rekannya untuk mengeksplorasi compassion dari sudut pandang psikologis.

Read the rest of this entry »


Memilih Pemimpin Ideal

April 6, 2009

Semakin mendekati Pemilu, kebingungan saya untuk memilih capres semakin bertambah. Harus saya akui, saya bahkan belum memiliki gambaran ideal mengenai pemimpin yang tepat bagi bangsa ini, lantas bagaimana saya tahu yang mana yang mau saya pilih?

 Sampai beberapa hari lalu saya membaca kembali pandangan Abraham Maslow, penggagas teori humanistik, yang terkenal dengan konsepnya mengenai hierarki kebutuhan. Berbarengan dengan itu, saya melihat kalender dan baru menyadari bahwa Pemilu tahun ini datang bersamaan waktunya dengan peringatan kematian Yesus, yang kita kenal juga sebagai Nabi Isa. Saya seperti mendapat pencerahan mengenai sosok ideal yang mungkin dapat membantu bangsa ini keluar dari keterpurukan.

Read the rest of this entry »


Menerapkan “Trauma Therapy”: Selalu Ada Kesempatan Untuk Bangkit

March 10, 2009

Tidak banyak yang mengetahui bahwa hari ini, 8 Maret 2009, adalah hari perempuan sedunia. Padahal penetapan hari perempuan sedunia sudah dilakukan sejak tahun 1911 atas usul Clara Zetkin, pejuang perempuan dari Jerman. Meskipun saat itu memang bukan tanggal 8 Maret yang dipilih, melainkan 19 Maret. Pergeseran tanggal ini baru dilakukan pada tahun 1913.

 

Saat itu Zetkin merasa perlu adanya satu hari dalam setahun dimana perempuan dapat mengutarakan tuntutan atas hak-hak mereka. Seiring mulai bergeraknya upaya perjuangan perempuan, hari perempuan sedunia kini lebih dijadikan sebagai momen perayaan pencapaian perempuan dalam bidang ekonomi, politik, dan sosial.

 

Selain merayakan apa yang sudah berhasil dicapai, saya kira hari perempuan sedunia juga dapat menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi mengenai hal-hal yang masih perlu dikembangkan dan diperbaiki agar tercipta kehidupan perempuan yang lebih baik. Saya pribadi berpendapat bahwa pencapaian perempuan seharusnya tidak hanya dinilai dari segi ekonomi, politik, dan sosial, melainkan juga aspek yang paling mendasar, yakni kesehatan mental. Perempuan dapat berkarya, bertumbuh secara optimal, dan bahkan mampu mencapai aktualisasi diri, jika tidak hanya tubuhnya yang sehat, melainkan juga kondisi psikisnya.

 

Sayangnya, perempuan rentan untuk menjadi tidak sehat secara psikis. Bukan hanya karena tuntutan peran yang dilekatkan kepada perempuan sedemikian rupa menjadi beban tersendiri bagi mereka. Lebih dari itu, perempuan secara umum dibandingkan laki-laki lebih rentan untuk mengalami peristiwa-peristiwa yang dapat mengganggu kondisi psikisnya, bahkan berdampak panjang karena peristiwa tersebut berpotensi menimbulkan trauma.

 

Read the rest of this entry »


Tak Mungkin Kulupa Dirimu

February 26, 2009

Tak mungkin kulupa dirimu

Kau yang membuat tiada menjadi ada

Kau yang membuat belum menjadi telah

Kau yang pertama

Buatku mengenal indahnya surga

 

Tak mungkin kulupa dirimu

Kau yang desahkan nafas termesra

Kau yang baringkan tubuh merekah

Kau yang bangkitkan segala rasa

Buatku melenguh dalam nikmatnya cinta

 

Read the rest of this entry »